Jumat, 24 Maret 2017

JENIS-JENIS LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

Pengembangan potensi siswa dan membantu pemecahan masalah yang dihadapinya, perlu ada kegiatan layanan bimbingan dan konseling yang terorganisir, terprogram, dan terarah. Selain itu dituntut keahlian dari guru pembimbing, dan tersedianya dana serta sarana yang memadai. Perhatian utama siswa yang biasanya kepada siswa yang bermasalah, kini dipusatkan pada siswa yang normal, tidak bermasalah, jumlahnya terbanyak, dan potensial untuk dikembangkang.
Melayani siswa disekolah terutama yang jumlahnya banyak perlu memperbanyak guru pembimbing profesional konseling. Hal ini akan menjaga citra sekolah dan citra bimbingan konseling yang selama ini banyak tercemar berhubung dilakukan oleh guru pembimbing yang tidak bekerja secara profesional. Perbandingan antara seorang guru pembimbing dengan siswa adalah maksimal 1:200, artinya setiap seorang guru pembimbing melayani 200 siswa selama satu tahun. Dengan demikian, pembimbing akan dapat memberikan layanan konseling individual dan bimbingan secara terencana.
Berdasarkan kurikulum SMU 1994, Kegiatan layanan bimbingan dan konseling terdiri dari:
1.      Layanan orientasi
Layanan orientasi adalah layanan bimbingan yang dikoordinir guru pembimbing dengan bantuan semua guru dan wali kelas, dengan tujuan membantu mengarahkan siswa dari situasi lama ke situasi baru. Adapun kegiatan yang dilakukan dalam layanan orientasi adalah layanan informasi, memberikan keterangan tentang berbagai hal berkenaan dengan kurikulum dan kegiatan belajar mengajar, guru, para siswa lama, lingkungan fisik sekolah, ruang bimbingan dan konseling dan kantor guru beserta kepala sekolah.
2.      Layanan informasi
Layanan informasi dilakukan sepanjang tahun jika diperlukan siswa dan orangtuanya demi kemajuan studi. Karena itu layanan yang satu ini harus diprogramkan dengan baik. Jika pada layanan orientasi, adalah karena berkaitan dengan keperluan siswa baru. Namun, jika para siswa baru telah menjadi senior, mereka tetap memerlukan layanan informasi. Demikian juga terhadap orang tua siswa, sepanjang tahun selama anaknya di sekolah mungkin masih memerlukan layanan berbagai informasi. Layanan informasi meliputi:
a.       Informasi pendidikan.
b.      Informasi jabatan/pekerjaan.
c.       Informasi sosial budaya
d.      Informasi diri siswa

3.      Layanan bimbingan penempatan dan penyaluran
Layanan ini dpimpin oleh guru pembimbing. Akan tetapi dapat juga dilakukan oleh wali kelas dengan berkonsultasi kepada kepala sekolah atau guru pembimbing. Namun perlu diingat bahwa kegiatan ini besar kemungkinan akan mengait dengan hal-hal yang profesional seserti tes psikologi, pembuatan angket khusus, wawancara konseling, karena itu campur tangan pembimbing profesional tidak dapat dipungkiri.
4.      Layanan bimbingan belajar
Layanan bimbingan belajar yaitu layanan bimbingan yang memungkinkan siswa mengembangkan diri berkenaan dengan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, materi belajar yang cocok dengan kecepatan dan kesulitan belajarnya, serta berbagai aspek tujuan dan kegiatan belajar lainnya. Hal ini berarti siswa memiliki kemampuan lebih dapat menyelesaikan masa belajarnya lebih cepat dan berkualitas.
Kegiatan ini dilakukan oleh guru pembimbing dan dibantu oleh wali kelas dan guru lainnya. Dalam hal-hal kesulitan belajar dengan kadar latar belakang psikologis yang agak dalam, maka penanganannya memerlukan cara-cara yang profesional.
Diagnosis kesulitan belajar adalah suatu cara untuk membantu siswa mengatasi kesulitan belajar yang dihadapinya. Dengan metode diagnostik ini akan diketahui sebab-sebab kesulitan tersebut.
5.      Layanan konseling individual
Layanan konseling individual adalah layanan yang diberikan oleh konselor kepada seorang siswa dengan tujuan berkembangnya potensi siswa, mampu mengatasi masalah sendiri dan dapat menyesuaikan diri secara positif.
6.      Layanan bimbingan kelompok
Layanan bimbingan kelompok adalah layanan bimbingan yang diberikan kepada sekelompok siswa untuk memecahkan secara bersama masalah-masalah yang menghambat perkembangan siswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar